11 Alasan Memilih Kuliah di Swedia

Swedia

Setelah sebelumnya saya membuat artikel mengenai tips untuk tes IELTS (Read more: 4 tips menghadai tes IELTS tanpa les) dan cara mendaftar universitas di Swedia (Cara mendaftar S2 di Swedia). Kali ini saya coba membahas beberapa alasan, mengapa saya berkuliah di Swedia.

Sebenarnya untuk melanjutkan master saya sudah punya beberapa rencana universitas dari negara-negara berbeda, tiap universitas memiliki alasan dan keunggulan masing-masing. Untuk Swedia sendiri terdapat beberapa alasan seperti

1.Katanya tidak ada sistem hirarki, jadi bos anda maupun professor anda dianggap setara dengan anda yang membedakan hanya tanggung jawabnya saja yang berbeda. Anda mungkin harus memanggil professor anda dengan nama depannya tanpa embel-embel Mr. atau Mrs.

2.Negara inovatif, banyak brand terkenal lahir dari sini  seperti Skype, spotify, ABB, IKEA, H&M padahal negaranya hanya berpenduduk 10 juta orang atau hampir menyamai penduduk Jabodetabek.

Swedia
Brand-brand terkenal asal Swedia (Sumber: kth.se)

3.Lingkungan startup yang terhitung maju di Eropa

4.Memiliki pilihan beasiswa selain LPDP yaitu Swedish Institute dan Innoenergy

5.Nilai IELTS saya terhitung cukup untuk mendaftar di Swedia, walaupun score total saya 7.0, namun nilai writing hanya 5.5, nilai ini membuat saya tidak bisa mendaftar dibeberapa universitas di negara lain seperti Belanda.

6.Bahasa Inggris menjadi bahasa kedua negara Swedia, jadi tidak terlalu berkewajiban belajar bahasa Swedia.

7.Buat pelajar yang tertarik bekerja part time, tidak ada batasan waktu untuk bekerja part time (dibeberapa negara ada batasan waktu untuk part time).

8.Biaya pendaftaraan lebih murah, 1,4 Juta rupiah, bisa daftar di 4 universitas berbeda

9.Kuliahnya rata-rata 2 tahun (ini menjadi preferensi buat saya, sebab dengan lebih lama study diluar maka lebih banyak ilmu yang dapat diserap).

10.Budaya Fika, entah kenapa ini menjadi salah satu alasan melanjutkan studi disini, budaya fika atau coffee break ini sangat cocok dengan saya, yang tidak bisa lama-lama belajar atau bekerja, dan selalu butuh waktu ditengah-tengah untuk menikmati secangkir kopi di sore hari.

Swedia
Budaya Fika yang cocok untuk kamu yang doyan ngopi santai (Sumber: scandikitchen.co.uk)

11.Thesis biasanya mengerjakan problem yang dialami oleh perusahaan dan terdapat beberapa jurusan yang nilainya ditekankan pada project dari pada ujian dikelas.

(Visited 517 times, 1 visits today)

4 thoughts on “11 Alasan Memilih Kuliah di Swedia

  1. kak dulu kakak lulusan universitas mana? terus jurusan apa?terus lulus tahun berapa?
    terus usia kaka berapa?
    secara sulit banget aku masuk PTN kalau modal otak mah..
    oh ya di swedia katanya banyak maho ya kak? banyak noh yang kawin laki sama laki disana udah ada buktinya aku..jadi serem2 gimana gituh..tolong jwb y kak pertanyaankuu

  2. ..Halo salam..kalo berkenan boleh bertanya? dengan background S1 Hukum Bisnis apa bisa kita ambil Master di Swedia program yg berbeda? sebagai contoh jurusan Komunikasi di Lund Univ?

    ..setelah googling sekian lama dengan IELTS 6.5 keatas tp writing 5.5 agak susah cari jurusan & Univ yg bisa diambil di negara lain seperti UK, Belanda n Canada..

    1. Halo…
      Sebenarnya dengan background apapun kita bisa melanjutkan kuliah di Swedia, asalkan memenuhi syarat daftar kuliah yang sudah ditempuh saat S1.
      Jadi biasanya terdapat beberapa persyaratan kuliah yang harus diambil selama S1 harus sesuai dengan yang jurusan S2 inginkan, misalnya S2 komunikasi di Lund University mungkin membutuhkan mahasiswa yang S1nya pernah mengambil kuliah ilmu komunikasi 15 sks, seperti itu skema. Coba dicek lagi di website jurusan tersebut.

      untuk masalah writing yang 5.5 itu juga masalah yang saya alami, oleh karena itu saya melanjutkan kuliah di Swedia yang syarat minimum ieltsnya untuk tiap section 5.5

Leave a Reply