4 Tips Menghadapi Tes IELTS Tanpa Les

ielts

Tes pemahaman Bahasa Inggris bagi sebagian besar orang menjadi tembok penghalang yang sangat tinggi untuk dilewati agar dapat menempuh studi Master diluar negeri. Tes Bahasa Inggris menjadi momok yang sangat menakutkan dikarenakan menjadi dokumen wajib untuk mendaftar S2 keluar negeri serta biayanya yang mahal sehingga sangat disayangkan bila mengulang tes ini. Tes pemahaman bahasa Inggris yang diakui internasional pada umumnya seperti IELTS ataupun TOEFL-IBT, membutuhkan persiapan yang matang dan baik agar hasil yang didapatkan sesuai dengan yang dibutuhkan.

(Read more: Pengalaman mendaftar master program (S2) di Universitas Swedia)

Ielts
Melanjutkan study ke jenjang yang Lebih tinggi di luar negeri menjadi impian semua orang (Source: mhmk.international.org)

Dalam mempersiapkan test ini terdapat beberapa cara yang dapat anda lakukan seperti mengikuti les intensif ataupun belajar sendiri, namun semua ini bergantung pada waktu, skill dan juga kocek yang anda miliki. Bila anda adalah tipe yang suka diatur dan malas berinisiatif untuk mencari bahan-bahan pelajaran bahasa Inggris, serta biaya bukanlah menjadi masalah maka mengikuti les privat adalah pilihan yang tepat. Selain itu bila concern waktu yang anda miliki terbatas, maka les privat dapat menjadi alasan agar anda dapat membagi waktu anda untuk belajar bahasa inggris dengan lebih terjadwal.

Namun bila masalah seperti biaya menjadi kendala utama maka saya sarankan untuk belajar sendiri tes pemahaman bahasa Inggris ini, tetapi sebaiknya anda memiliki inisiatif serta disiplin tinggi dalam mengatur waktu dan mencari bahan-bahan pembelajaran, sebab nantinya tidak ada yang membimbing kita dalam mempelajari semua materi dan hanya kunci jawaban yang menjadi pegangan. Dan sangat diharapkan bila anda ingin belajar sendiri, maka sediakan waktu yang lebih banyak sebab banyaknya gangguan yang akan datang menghampiri.

Dalam memilih kedua cara tersebut sebaiknya anda mengetahui skill berbahasa Inggris yang anda miliki, seperti yang dikatakan Sun Tzu “Mengenal diri sendiri, dan anda akan memenangkan pertempuran”. Bila anda kurang percaya diri, mungkin les privat bisa menjadi pilihan agar rasa percaya diri serta skill dapat meningkat. Tetapi bila dompet sudah terlalu kering daripada akhir bulan hanya makan nasi kecap, maka tidak ada salahnya mencoba belajar sendiri. Saya kemarin juga mecoba test IELTS dengan belajar sendiri dikarenakan sedang berada pada kondisi gabut yang sangat parah diakibatkan kondisi mahasiswa tingkat akhir yang tugas akhirnya tidak ada kemajuan sama sekali, sehingga waktu yang terbuang itu sebaiknya diisi dengan persiapan IELTS. Oleh karena itu saya mencoba berbagi beberapa tips dalam menghadapi test pemahaman behasa Inggris tanpa les,  dan semoga bermanfaat

1.Kenali Tes yang akan diambil

ielts
Tentukan tes mana yang ingin anda ambil, untuk menentukan taktik belajar yang baik

Saya seringkali menganggap ujian-ujian seperti ini sebagai sebuah medan perang, seperti yang dikatakan Sun Tzu (lagi) “Jika Anda tahu musuh dan mengenal diri sendiri, Anda tidak perlu takut hasil dari seratus pertempuran” maka anda harus kenali tes apa yang ingin anda hadapi. Seperti yang sudah disebutkan diatas terdapat tes IELTS ataupun TOEFL IBT. Pertama bila anda memiliki target universitas yang diinginkan sebaiknya, anda mengetahui tes bahasa Inggris apa yang diterima, bila kedua tes ini dapat digunakan maka anda harus mulai melihat-lihat contoh soal dari kedua tes ini dan lihat mana yang cocok dengan anda.

Read More: 5 perbedaan tes IELTS vs TOEFL

Saya bilang seperti ini karena, dari pengalaman saya sempat mengikuti kedua ujian ini, lebih lengkapnya 2 kali tes TOEFL ITP dan 1 kali tes IELTS. Untuk pengalaman soal TOEFL ITP (tes ITP berbeda dengan IBT, ITP lebih seperti preparation dan sertifikatnya kurang dapat digunakan untuk mengapply S2), tipe soalnya lebih kearah pemahaman grammar dan struktur dalam bahasa Inggris, jadi bila anda lebih senang menghafal mungkin tes ini cocok dengan anda apalagi soal yang diberikan pada umumnya pilihan ganda, namun saat tes TOEFL IBT anda hanya akan berhadapan dengan komputer baik itu tes reading, listening , writing dan speaking sehingga rasanya akan sangat canggung.

Karena saya tidak terlalu suka menghafal maka pada akhirnya kedua tes ini saya tidak dapat mencapai target 550 poin. Namun berbeda dengan tes IELTS yang lebih kearah pemahaman bahasa Inggris serta tidak terlalu banyak menghafal grammar saya dapat mendapatkan score yang memuaskan yaitu 7.0, namun kekurangannya adalah tes ini tidak 100% berbetuk pilihan ganda, jadi jawaban harus anda tulis dalam bentuk kata.

2.Pahami score minimum agar eligible dengan universitas tujuan.

ielts
Tiap Negara memiliki peraturan score minimum yang berbeda-beda (Source :Idpielts.com)

Salah satu taktik untuk dapat sukses melewati tes bahasa Inggris, adalah mengetahui target nilai yang ingin anda capai. Dengan mengetahui target nilai yang ingin anda capai, maka anda dapat menetukan waktu serta sebesar apa effort yang harus dikeluarkan untuk mencapai target tersebut. Biasanya tiap universitas ataupun negara memiliki batas nilai minimal agar dapat diterima kedalam program studi mereka. Sebagai contoh negara asia timur seperti Jepang ataupun Korea memberikan batas minimal score IELTS dikisaran 6.5 ataupun 6 namun berbeda dengan negara seperti Amerika Serikat yang rata-rata nilai minimal yang dibutuhkan untuk bersekolah disini pada range 6.5 – 7 untuk tes IELTS.

Selain nilai rata-rata, kita juga harus memperhatikan apakah universitas tujuan kita juga memiliki batas minimal untuk setiap aspek seperti listening, reading, writing dan speaking. Negara seperti Belanda memiliki nilai minimum untuk setiap aspek berkisar pada angka 6 dengan nilai total test minimal 6.5 sedangkan ada negara yang tidak begitu memperhatikan nilai tiap aspek, yang penting nilai total anda harus diatas 6.5 salah satu contohnya Swedia.

Bila negara Tujuan anda tidak mempedulikan nilai tiap aspek, maka anda dapat menerapkan taktik dengan memperkuat bebrapa aspek yang sudah anda kuasai, misalkan bila anda ragu di speaking dan writing, anda dapat memaksimalkan nilai anda di reading dan listening, begitu juga sebaliknya. Namun bila negara tujuan anda berkuliah memperhatikan nilai minimal tiap aspek sebaiknya anda secara menyeluruh mempersiapkan tiap aspek yang akan diujikan.

3.Mencari materi yang akan dipelajari

ielts
Pelajari buku Cambridge sampai habis (Source: Slideshare)

Untuk test IELTS sendiri yang terdiri atas beberapa tes seperti Speaking, Listening, Reading dan Writing memiliki bahan belajar yang berbeda-beda, seluruh materi yang saya pelajari, sumbernya berasal dari Internet. Untuk tes reading sendiri saya mencoba mempelajari buku Cambridge 1 – 10, dimana didalam buku ini terdiri atas atas tes reading, listening, dan writing. Untuk setiap jilid dari buku cambridge terdiri atas 4 test reading, 4 test listening dan 4 test writing, jadi bila anda menghabiskan keseluruhan buku ini maka anda sudah berhasil melahap 40 kali test IELTS. Untuk tipe soalnya sendiri saya rasa sangat mirip dengan test IELTS yang akan dihadapi, untuk bukunya sendiri dapat anda coba cari di Internet.

Untuk mempelajari Listening anda dapat menggunakan buku cambridge ini, dan untuk bagian suaranya coba anda cari di Youtube, biasanya banyak ditemukan video untuk ujian listening sesuai buku cambridge.

ielts
Temukan segala materi di Ieltsbuddy.com

Test writing saya sangat mengandalkan materi dari ieltsbuddy.com pada website ini terdiri dari banyak materi untuk mempersiapkan test IELTS, namun menurut saya materi writingnya sangat membantu, Karena test writing biasanya memiliki struktur untuk menjawabnya, pada website ini kita dapat mengetahui struktur dan kosakata yang baik untuk membuat artikel yang benar.

Test speaking saya biasanya mengunakan bahan pertanyaan dari youtube dan ieltsbuddy.com , namun sangat disarankan untuk part ini anda mencari teman untuk mensimulasikan kondisi real saat ujian speaking nantinya, selain menjadi terbiasa dengan situasi anda juga dapat melatih pronunciation ada dengan merekam apa yang sudah anda bicarakan pada saat test speaking.

4.Tips-tips kecil untuk menghadapi test IELTS

ielts
Semoga sukses untuk berkuliah diluar negeri

– Cetak buku cambridge anda, hal ini dapat membiasakan anda menjawab secara cepat dan sebaiknya jawaban anda tulis langsung pada kertas soal sehingga kepala anda tidak terlalu banyak bergerak dan bisa fokus pada soal, hal ini sangat berguna saat tes listening, percayalah waktu yang saat ujian akan terasa sangat singkat sehingga setiap hal harus mampu diefisiensikan.

– Saat menjawab pertanyaan pada buku Cambridge, sebaiknya anda mensuasanakan kondisi sepeti saat anda akan melakukan test dengan menghitung waktu anda dan dikerjakan aat duduk.

– catat score yang anda dapatkan dan waktu yang anda habiskan dalam mengerjakan soal, setelah 8 paket soal dikerjakan perhatikan grafik kenaikan nilai anda, lihat dibagian mana score anda anjlok, dan coba review kesalahan apa saja yang anda perbuat selama menjawab soal, karena tipe soal IELTS yang rata-rata selalu sama, maka perhatikan kelemahan anda pada soal bertipe apa dan coba cari cara mengatasinya.

– Jangan terlena dengan soal pilihan ganda, Saya sangat lemah pada soal pilihan ganda apalagi pada bagian Listening, oleh karena itu biasanya, saat terdapat soal pilihan ganda saya biasanya mencuri start dengan membaca soalnya terlebih dahuludan pilihan-pilihan yang ada,  saat suara instruktur sedang membacakan contoh cara menjawab soal. Dengan cara ini saat soal dibacakan saya masih teringat dengan pilihan-pilihan yang disediakan sehingga bisa menjawab dengan baik.

– Rekam suara anda saat berlatih speaking, dengan cara ini anda dapat mendengar kembali suara anda dan kebiasaan pengulaangan kata yang anda gunakan, sebaiknya hindari penggunaan kosa kata yang berulang-ulang dan ganti dengan kosa kata yang tidak umum salah satu contohnya adan mengganti kata food dengan cuisine.

Semoga dengan tips-tips ini anda dapat mempersiapkan Tes bahasa Inggris anda dengan baik dan mendapatkan score yang dinginkan untuk melanjutkan studi kejenjang yang lebih tinggi.

(Visited 916 times, 1 visits today)

3 thoughts on “4 Tips Menghadapi Tes IELTS Tanpa Les

  1. Pingback: 5 Perbedaan Penting Tes TOEFL dan IELTS, Ambil Yang Mana? | Techraveller

  2. Pingback: Pengalaman Mendaftar Master Program (S2) di Universitas Swedia | Techraveller

  3. Pingback: 11 Alasan Mengambil Master/S2 di Swedia | Techraveller

Leave a Reply