Berdingin dingin Ria di Kyoto part 1

Kali ini saya akan menceritakan beberapa objek wisata yang patut dikunjungi selama berada di Kyoto. Kyoto menjadi salah satu opsi wajib, untuk anda yang sedang berkunjung ke Jepang. Perpaduan budaya kuno dan modern teramu apik dikota ini. Kyoto yang dulunya adalah ibukota dari jepang, menyimpan beragam pesona yang jarang kita lihat di kota-kota lainnya. Objek Wisata seperti Fushimi Inari yang punya seribu gerbang, hutan bambu Arashiyama, atau keajaiban engineer jepang zaman dahulu dengan mengunjungi Keage Incline. Semoga beberapa info tempat wisata berikut, bisa menemani anda selama disini.

  • Nishiki Market & Teramachi Shopping Street
Teramachi Street
Teramachi Street

Nishiki market bisa dibilang salah satu pasar tua yang masih bertahan di Kyoto. Bila diperhatikan, interior kuno masih tetap dipertahankan oleh beberapa toko, dimana toko-toko disini sudah bertahan selama ratusan tahun dan diwariskan turun temurun selama beberapa generasi. Kebanyakan toko-toko disini menjual cemilan-cemilan ringan yang rasanya sungguh luar biasa, tidak heran mereka bisa bertahan ratusan tahun.

Setelah menjelajahi Nishiki Market, anda akan tiba di ke Teramachi Shopping Street. Disini biasanya turis-turis akan lapar mata, karena banyak barang-barang branded dan juga permainan “arcade” (kalo di Indonesia semacam timezonelah) tersedia dijalan ini. Hati-hati saat anda bermain “arcade”, berbeda dengan di Indonesia, arcade disini tidak menggunakan sistem tiket tetapi langsung memberikan hadiah seperti action figure yang harganya berkisar 3000 – 4000 yen. Pegawai-pegawai disini sangat cerdas, dia akan memberikan challenge kepada anda dengan hadiah yang menggiurkan, hingga anda sampai lupa sudah merogoh kocek yang cukup banyak.

  • Gion 
dingin2
Salah Satu Gang di Gion

Gion menjadi sangat terkenal karena keunikan dari Geisha. Bila beruntung anda dapat berjumpa dengan Geisha, namun jangan sekali-sekali anda mecoba mengambil foto tanpa meminta izin terlebih dahulu, sebab itu dapat dikatakan tidak sopan. Gion sejak dahulu sudah menjadi pusat peristirahatan serta hiburan untuk para pelancong. Saat anda berkunjung kesini, masih terasa suasana zaman dahulu karena bangunan-bangunan disini masih dipertahankan seperti dahulu. Banyak hal yang ditawarkan oleh Gion seperti pusat kebudayaan yang menunjukkan tarian geisha, teahouse atau ochaya yang merupakan tempat minum-minum ala jepang dan melihat kemegahan dari yasaka shrine. Gion menjadi pilihan yang wajib untuk anda datangi di Kyoto.

  • Keage Incline
Jalur untuk mengangkut kapal
Jalur untuk mengangkut kapal
nanzenji temple
nanzenji temple

Kenapa saya memasukkan tempat ini, karena ini menjadi saksi sejarah bagaimana orang-orang jepang berani berinovasi untuk mengatasi masalah yang dihadapinya. Jadi dulu Kyoto sering sekali melakukan perdagangan dengan kota-kota sekitar yang ada di danau biwa. Hanya saja kyoto sangat jauh dari danau biwa, oleh karena itu dibangunlah kanal dari danau biwa menuju kyoto. Namun karena adanya perbedaan ketinggian, kanal tersebut tidak dapat dibangun sampai kyoto. Agar kapal-kapal dapat sampai ke kyoto, maka dibuatlah sebuah rel untuk mengangkut kapal-kapal ini. Selain itu kanal ini juga digunakan sebagai salah satu power plant untuk menggerakkan kereta api dikyoto pada awal tahun 1900. Selain Keage incline anda dapat mengunjungi Nanzenji temple yang lokasinya cukup berdekatan dengan lokasi ini.

Berdingin-dingin ria di Kyoto part 2

(Visited 128 times, 1 visits today)

9 thoughts on “Berdingin dingin Ria di Kyoto part 1

  1. Pingback: Berdingin dingin Ria di Kyoto part 2 – Techraveller

Leave a Reply