Berdingin dingin Ria di Kyoto part 2

Sebelum lanjut artikel ini, ada baiknya baca artikel sebelumnya dulu hehehe
Berdingin-dingin ria di Kyoto Part 1

Kiyomizudera Temple

kiyomizudera dikeliling oleh pepohonan yang akan selalu berubah warna
Kiyomizudera dikeliling oleh pepohonan yang akan selalu berubah warna sesuai musim

Untuk anda yang berkunjung ke tempat ini, anda akan disuguhkan dengan perpaduan alam dan bangunan kuno yang tertata dengan apik dan rapi. Bila diperhatikan bangunan utama berada pada bibir tebing dan ditopang oleh balok-balok kayu yang disusun dengan kokoh. Bangunan utama juga dikelilingi oleh pepohonan, yang setia berubah warna mengikuti musim yang ada. Karena saya datang pada musim dingin kebanyakan daun dari pohon sudah gugur dan katanya kiyomizudera akan terlihat sangat indah saat anda datang pada musim gugur, karena perpaduan daun-daun berwarna merah sangat cocok dengan bangunan utama.

Fushimi Inari

Seribu gerbang dan juga seribu pengunjung
Seribu gerbang dan juga seribu pengunjung

Pasti banyak dari kita sudah sering melihat, gerbang khas jepang yang berdiri sejajar seakan membentuk tembok dikiri dan kanan kita. Untuk anda yang ingin melihat hal ini secara real, bisa mengunjungi Fushimi Inari. Tapi sebelum kesini anda harus siap-siap tenaga terlebih dahulu, karena apabila anda ingin menjelajahi kompleks ini maka siap-siap menghabiskan waktu 2 jam penuh untuk naik ribuan tangga agar dapat sampai ke puncak bukit. Tetapi tenang saja ada jalur pendek dan panjang untuk sampai kepuncak,  karena kami waktu itu tidak pengen rugi maka, kamipun mengambil jalur panjang dan hasilnya adalah ngos-ngosan sampai dipuncak bukit ini. Sepanjang perjalanan selain keindahan gerbang dan juga alam dari gunung inari, pengunjung dapat juga melihat dengan jelas kota kyoto dari atas gunung ini, Namun karena kelelahan yang sudah melanda, menikmati keindahan pun terasa setengah-setengah karena harus konsentrasi mengatur nafas.

Arashiyama

Tersesat dipinggir Sungai Hozu dan Katsura
Tersesat dipinggir Sungai Hozu dan Katsura
Hutan bambu yang terkenal
Hutan bambu yang terkenal

Banyak yang mengira kalo ke arashiyama hanya bisa melihat hutan bambu, mungkin itu adalah atraksi utama sehingga orang-orang datang kesini, padahal ada hal lain yang bisa dikunjungi seperti monkey park atau menikmati keindahan sungai Hozu river dan Katsura river (sebenarnya ini adalah satu sungai, namun nama sungainya berubah saat melintasi jembatan). Kami tiba sekitar jam 4 atau 5 sore di arashiyama, karena hari yang sudah semakin gelap, mau tidak mau kami pun buru-buru ingin mengunjungi hutan bambu yang terkenal itu, saking buru-burunya kamipun tersesat karena terlalu jauh menyusuri sungai katsura, tapi tidak masalah berlama-lama disungai ini, lumayan indah pemandangan disini. Sekitar 45 menit berkeliling, kami tiba dihutan bambu yang terkenal itu setelah dibantu oleh penduduk lokal. Karena hari yang sudah mulai gelap, keindahan hutan bambunya tidak seindah seperti di foto-foto yang biasa saya lihat. overall hutan bambunya memang indah dan tertata rapi namun saya lebih memilih untuk melihat sungai di arashiyama, jarang-jarang ada sungai besar dan bersih bisa dilihat hehehe.

Jadi kenapa saya memberi judul berdingin dingin ria, karena semua tempat itu saya kunjungi saat suhu berada pada angka 2 atau 3 derajat celcius, dan kalo boleh jujur sebagai penduduk negara tropis, suhu udara yang dingin membuat otak saya selalu berpikir bagaimana cara untuk menghangatkan diri sehingga kadang keindahan objek wisata jadi jarang dapat dinikmati. Semoga saja saya bisa kesini lagi saat suhunya sudah mulai bersahabat atau diri saya sudah beradaptasi agar anti dengan dingin.

(Visited 98 times, 1 visits today)

2 thoughts on “Berdingin dingin Ria di Kyoto part 2

Leave a Reply