Kehidupan 3 Bulan Setelah Kuliah

Jadi sudah 3 bulan saya resmi keluar dari kehidupan perkuliahan. kalo boleh dibilang kehidupan “after college is the real deal man”. kenapa real deal, ya karena pahatan jalan hidup kita kedepannya bakal dimulai dari sini, gimana cara nyari uang, nyari makan, karir mulainya dari titik kita lulus kuliah. Dari pengamatan saya, biasanya teman-teman yang baru lulus kuliah itu ada 3 jenis, ada yang langsung kerja, ada yang nunggu S2 dan ada yang berbisnis. Semua jalur itu sah-sah aja, asal kita menikmatinya.

kalo saya memilih jalur bekerja, kebetulan saya bekerja menjadi pegawai magang di LEN industri, salah satu perusahaan BUMN yang bergerak pada bidang pembuatan perangkat elektro. Bisa dibilang kehidupan bekerja yang saya alami cukup monoton bila dibandingkan kehidupan kampus, kenapa monoton? ya karena setiap harinya, saya harus menempuh perjalanan cisitu-soekarno hatta yang memakan waktu 45 menit, dan karena dikantor ada project design inverter, mau tidak mau saya harus bekerja memantangi komputer setiap harinya, berbeda dengan kehidupan kuliah, dimana jadwal kuliah yang tidak jelas, dan banyaknya wadah yang dapat diikuti membuat hidup jadi berwarna.

Tapi apakah hidup monton seperti ini tidak bermanfaat?

Pasti banyak orang akan menjawab ia, namun saya menyadari ada keindahan tersendiri yang saya rasakan saat ini, dalam momen-momen monoton ini. bila diibaratkan masa -masa kuliah itu seperti sebuah gelombang AC sinusoidal dengan harmonisa yang sangat tinggi, (buat yang kurang paham silahkan google, sinusoidal bukan nama penyakit), dimana banyak sekali momen-momen tidak jelas, kacau dan mengagetkan yang selalu terjadi sepanjang hari. sedangkan masa hidup kantoran itu ibarat seperti sinyal DC, dimana hidup itu datar-datar saja tidak ada lonjakan berarti, apabila ada lonjakan, maka setelah itu akan kembali datar. ya saking datarnya kita dapat dapat menghitung kejadian aneh apa yang terjadi pada hari itu. Dan saya menyadari betapa berharganya hal tersebut, ketika kita bisa menghitung momen-momen yang sangat berharga yang terjadi pada satu hari.

sebagai contoh selama 2 bulan saya bekerja, saya sering bolos kantor karena diminta menjadi pembicara mengenai PKM sebanyak 4 kali(akan ada tulisan tersendiri mengenai ini), apabila ini terjadi pada masa kuliah saya mungkin tidak dapat menghitungnya. Selain itu ada momen unik lainnya, dimana kami dapat mengobrol sepuasnya dengan Ms Titi Homlgren, di hotel sheraton mengenai tips-tips kuliah di Swedia, apabila saya masih mahasiswa mungkin saya tidak akan bela-belain bertemu beliau karena ada hal yang lebih menyenangkan untuk dikerjakan. Atau kegiatan setiap sabtu-minggu, dimana tim ngebuat.com selalu asyik bertemu untuk membahas masa depan website ini. Selain itu, mendapatkan uang perjalanan dinas dari kantor untuk bertemu professor saiffur rachman dari virginia tech juga cukup menyenangkan.

Ya banyak sekali, lonjakan-lonjakan menarik yang terjadi setelah lulus kuliah, dan entah kenapa momen-momen sederhana ini lebih terasa spesial, apalagi saya juga mulai terbiasa dan tidak merasa terbebani dengan sifat introvert saya, malah lebih menikmatinya ketika bertemu banyak orang. Ya mungkin karena sudah terlalu banyak hal-hal, diluar zona nyaman yang sering terjadi pada masa-masa ini, membuat saya terbiasa hidup dalam awkard momen.

Mungkin bisa dibilang saat kita berkuliah, kita hidup dalam sebuah zona nyaman, namun saat sudah lulus, sudah tidak ada lagi zona nyaman. namun hal inilah membuat seseorang belajar menjadi dewasa.

(Visited 289 times, 1 visits today)

Leave a Reply