Mengunjungi Copenhagen Denmark Selama 2 Hari

copenhagen

Salah satu keuntungan berkuliah di Eropa adalah kesempatan untuk berlibur di negara-negara yang ada didalamnya saat weekend. Karena saya sedang berkuliah di Stockholm, terdapat beberapa pilihan negara yang dapat dikunjungi salah satunya adalah Denmark. Bermodalkan tiket kereta SJ seharga 200 Krona (320.000 rupiah), kami pun menuju Copenhagen ibukota negara Denmark. Perjalanan dari Stockholm-Copenhagen memakan waktu kira-kira 6 jam lebih menggunakan SJ, SJ adalah nama line kereta jarak jauh milik pemerintah Swedia, yang bisa mengantarkan kamu hingga Copenhagen atau Oslo bahkan hingga ke Berlin Jerman, dimana kereta bakal diangkut dengan ferry.

Salah satu pemandangan menarik selama perjalanan adalah pemandangan Øresund Bridge, jembatan sepanjang 7,8 Km yang menghubungkan Denmark dan Swedia. Sepanjang jembatan kita bisa melihat pemandangan wind farm yang menyuplai kebutuhan listrik Copenhagen.

Hari 1 Christianborg Palace, City Centre, Little Mermaid Statue

copenhagen
Lego Store, lumayan untuk cuci mata

Sesampainya di Copenhagen, kami langsung melipir ke tempat-tempat wisata yang ada disekitar stasiun, salah satunya adalah Lego store. Mainan yang sudah mendunia ini menjadi salah satu ikon kebanggan Denmark, di toko ini selain bisa membeli bata-bata Lego, kita juga bisa melihat beberapa Lego yang sudah berhasil disusun dalam ukuran raksasa.

copenhagen
Begini kira-kira kawasan pertokoaan di Copenhagen
copenhagen
Christianborg Palace

Setelah puas berputar-putar disekitaran Lego store, kami langsung menuju ke Christiansborg Palace. Bangunan ini menjadi tempat yang wajib didatangi karena disediakannya akses menuju ke menara Istana. Dari sini kita bisa mendapatkan view 360 derajat Copenhagen dengan gratis. Hanya saja, antrian untuk sampai dipuncak biasanya sekita 30 menit – 1 Jam, karena jumlah pengunjung sangat dibatasi di puncak menara.

copenhagen
Pemandangan dari menara Christianborg palace
copenhagen
Pemandangan dari menara Christianborg palace, bisa melihat view 360 derajat Copenhagen

Salah satu cara yang paling tepat untuk mengelilingi Copenhagen adalah dengan menggunakan sepeda. Penggunaan sepeda di Copenhagen lebih banyak bila dibandingkan dengan Stockholm. Selain itu, untuk para turis yang penasaran ingin bersepeda menelusuri Copenhagen, tinggal merogoh kocek sekitar 30 DKK untuk penggunaan 1 jam. Namun sebelum itu kita harus menaruh deposit sebesar 100 DKK, tenang saja deposit akan dikembalikan saat penyewaan sudah berakhir. Jasa penyewaan sepeda ini dilakukan secara online, jadi kita tidak perlu datang ke lokasi tertentu tinggal mencari pool sepeda terdekat.

copenhagen
Ketemu Viking jualan alkohol disini
copenhagen
Ketemu demo juga

Terdapat kejadian unik saat saya menggunakan sepeda di Copenhagen. Karena sepeda yang digunakan adalah sepeda listrik (Perhatikan saat memilih sepeda, ada 2 tipe sepeda yang biasanya disewakan, yaitu sepeda biasa dan sepeda listrik) maka saya langsung dengan pede memilih sepeda yang ada, dan kebetulannya lagi semua sistem penyewaan sepeda sudah beroperasi secara otomatis sehingga kita dapat langsung mengambil sepeda di pool yang tersedia. Hanya saja saat sudah memilih sepeda, sepeda listrik yang saya gunakan, ternyata motor listriknya sudah tidak beroperasi.

copenhagen
Katanya lokasi syuting film Danish girl?

Terpaksa saya mengayuh sepeda tersebut ke pool berikutnya untuk mengganti sepeda karena di pool saat ini sepedanya sudah habis. Di pool berikutnya, saya kembali menemukan sepeda yang motor listriknya tidak berfungsi, mau tidak mau saya mengayuh lagi ke pool berikutnya. Setibanya di pool ketiga, ternyata banyak sepeda yang tidak berfungsi atau terkunci dan tidak bisa digunakan. Terpaksa saya harus berboncengan dengan sepeda teman saya agar bisa kembali ke penginapan (Semua kejadian ini dialami oleh saya seorang, teman-teman yang lain tidak mengalami penderitaan seperti ini).

copenhagen
Nyantai dulu gan
copenhagen
Patung little mermaid, ikon kota Copenhagen

Namun dengan adanya sepeda kami dapat menjangkau lebih banyak tempat wisata lainnya dengan lebih cepat. Kamipun memutuskan singgah ke Little mermaid statue, banyak orang yang bilang ini adalah objek wisata yang paling overrated di Copenhagen, karena banyaknya pengunjung yang datang cuman untuk melihat sebuah patung di atas batu. Patung yang terinspirasi dari karya Hans Christian Andersen ini, menjadi ikon dari kota Copenhagen itu sendiri, sehingga mau tidak mau pasti akan banyak turis yang mengunjungi tempat ini, agar dapat mensahkan diri mereka telah sampai ke Copenhagen dengan cara berfoto dengan little mermaid. Namun bila diperhatikan sekitaran daerah objek wisata little mermaid juga terdapat beberapa objek wisata yang menarik seperti UN City ataupun Kastellet, dimana kedua tempat itu akan kami kunjungi pada hari kedua.

copenhagen
Ramai juga yang moto

Hari 2 Nyhavn, Christiania, Kastellet

copenhagen
Warna warni bangunan di Nyhavn yang terkenal

Berbekal sepeda dan perut yang sudah terisi KFC (Maklum di Stockholm belum ada KFC) kami langsung bergegas ketujuan pertama kami yaitu Nyhavn. Kawasan yang berada didepan kanal yang sudah dibangun semenjak abad ke-17 menawarkan beragam bar dan juga restaurant. Yang membuat tempat ini unik adalah warna-warni dari bar dan restaurant yang tersusun rapi didepan canal. Warna yang kontras satu sama lain membuat kita betah berlama-lama menghabiskan waktu disini.

copenhagen
Pintu masuk Freetown Christiania

Kamipun melanjutkan perjalanan ke Christiania, yang dijuluki sebagai freetown, bekas barrack tentara ini pada tahun 1971 diduduki oleh para pemuda, sebagai bentuk protes susahnya mencari akomodasi di Copenhagen. Semenjak saat itu Christiania mendeklarasikan diri secara sepihak sebagai kawasan bebas. Salah satu hal yang paling terkenal dari kawasan ini adalah, konsumsi dan transaksi ganja secara bebas. Walaupun Denmark masih mengilegalkan Ganja, namun bisnis dan pemakaiannya masih berkembang subur dikawasan ini. Saat anda tiba kesini, anda bisa melihat banyaknya orang yang menghisap ganja secara bebas di daerah ini.

Copenhagen
Kastellet, bagian tengah
copenhagen
Kastellet dari pinggiran parit

Setelah mendapatkan salam jari tengah di Christiania akaibat tidak melihat larangan memotret, akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju Kastellet. Kami memutuskan kesini karena bentuknya yang unik saat dilihat melalui google map yang terlihat seperti kura-kura. Dan bila diperhatikan tempat ini bukan favorit utama untuk para turis. Karena saat tiba disini jumlah turis yang ditemui tidaklah banyak, lebih banyak warga lokal yang sedang berolahraga atau berjalan santai. Kastellet merupakan salah satu benteng pertahanan dimana setiap ujungnya terdapat meriam, selain itu kastellet juga dikelilingi oleh parit sehingga pinggiran-pinggiran kastellet akan lebih tinggi daripada sekitarnya, oleh karena itu banyak orang yang menggunakan pinggiran ini untuk berjalan-jalan santai.

copenhagen
Pinggiran parit Kastellet
copenhagen
Pemandangan disekitaran Kastellet

Kebetulan saat kami tiba disini, cuaca sedang sangat cerahnya sehingga sangat pas untuk mengunjungi kastellet ini. Akhirnya sambil menunggu bus yang akan membawa kami pulang kembali ke Stockholm, kami menyempatkan diri mengunjungi beberapa tempat seperti Copenhagen Opera House serta Amalienborg.

copenhagen
Copenhagen opera house
copenhagen
Amalienborg

(Visited 319 times, 1 visits today)

One thought on “Mengunjungi Copenhagen Denmark Selama 2 Hari

Leave a Reply