Pengalaman Membuat Proposal PKM-K dan PKM-KC 2015

PKM atau kepanjangannya Program Kreativitas Mahasiswa, merupakan salah satu program primadona yang diselenggarakan oleh DIKTI agar mahasiswa dapat berkarya lebih dan berinovasi untuk menciptakan hal yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya saya sudah sempat 2 kali mengikuti kegiatan PKM ini, pada saat pertengahan tingkat 2 dengan mengikuti PKM-GT dan awal tingkat 3 mengikuti PKM-K. Namun sayang kedua PKM tersebut gagal pada tahap seleksi berkas padahal semangat yang dikeluarkan sudah sangat membara.

Karena kapok saya memutuskan untuk tidak mengikuti PKM lagi. Namun saat awal tingkat 4, sekitar oktober 2015 terjadi sebuah obrolan masa depan diantara para mahasiswa tingkat akhir yang sedang gabut,

Mahasiswa 1 : Bro, gimana rencana S2? Butuh IELTS ya?
Mahasiswa 2 : Ia butuh tes IELTS, mahal coy tes IELTS sekitar 2 jutaan
Mahasiswa 3 : Gimana cara cari duitnya ya?
Mahasiswa 1 : Gimana kalo kita ikut PKM, nanti duitnya bisa dipakai test IELTS

Akhirnya para mahasiswa tingkat akhir yang gabut ini setuju mengikuti PKM karena iming-iming hadiah yang besar dan peluang mendapatkan uang yang terbuka lebar, padahal pada saat itu kami masih belum merasakan sibuknya tugas akhir dan akan merasakan setelah beberapa bulan kemudian. Dari percakapan iseng ini yang akan menjadi awal beban berat kedepan karena harus mempersiapkan Tugas akhir dan juga PKM.

Kami mempersiapkan 2 proposal, yaitu PKM-KC (karsa Cipta) dan PKM-K (Kewirausahaan), kebetulan kedua ide ini berhasil didapatkan dari obrolan ngalur-ngidul diantara kami juga, namun sangat disayangkan kami lupa membuat proposal PKM untuk tugas akhir kami. Inilah kesalahan yang membuat beban kehidupan tingkat 4 kami semakin bertambah.

Dengan modal pengalaman sebagai mahasiswa tingkat akhir (deadliner, asal jadi, realistis) dan semangat akan jumlah hadiah yang diberikan kami berhasil mempersiapkan proposal selama 3 hari.

Untuk teman-teman yang penasaran bagaimana bentuk proposalnya berikut saya paparkan proposal yang kami buat.

PKM-K

BAB 1 – Pendahuluan                                                        

  • Judul= tulis lengkap judul anda disini, sehingga saat si pemeriksa membaca judulnya bisa saja judul ini nantinya bisa masuk kealam bawah sadar si pemeriksa
  • Latar belakang = Menurut saya bagian ini perlu diperinci dengan alasan mengapa memilih ide ini dan jangan lupa diterangkan dengan data yang valid dan benar, kalo bisa data yang diberikan jangan mentah sebaiknya diberikan perbandingan dengan data yang dapat diimajinasikan oleh orang awam.
  • Rumusan masalah = dari latar belakang tadi, dijabarkan dalam pertanyaan masalah-masalah yang ada
  • Tujuan= disini dijelaskan tujuan yang ingin dicapai berdasarkan rumusan masalah yang sudah dibuat diatas. Contohnya: rumusan masalah= Bagaimana Konten website akan dibuat? Tujuan= Membuat website yang lengkap dan informatif
  • Luaran yang diharapkan= nah ini juga bagian penting, dari ide kita ini output apa yang ingin dicapai, sebaiknya ini dikerjakan dibagian akhir saja, dan dijelaskan dalam bentuk paragraf
  • Kegunaan= dibagian ini dijelaskan kegunaan ide kita, terhadap pihak-pihak lain seperti apa kegunaannya

BAB 2 – Gambaran Umum Rencana Usaha

  • Gambaran Umum Usaha = Kalo disini sepeti menjelaskan secara umum ide bisnis kita seperti apa nantinya, sehingga bagi pembaca proposal dia bisa mendapat gambaran dari bisnis kita, sebagai contoh apabila bisnis kita bisnis website, maka dijelaskan bagaimana potensi website kita dan fokus website ini nantinya akan kearah mana, kalo bisa menjelaskan target pasar dibagian ini lebih baik lagi.
  • Gambaran Umum Produk= nah kalo kita menjual produk berupa barang, dibagian ini lebih baik kita menampilkan bagiman rupa atau desain produk kita nantinya, karena produk saya berupa website maka saya menunjukkan desain website saya dibagian ini. Kalo misalnya kalian sudah mantap dengan desainnya kalian juga bisa menjelaskan fitur-fitur dari produk tersebut dibagian ini.
  • Gambaran Umum Pendapatan= Ini juga bagian yang cukup penting, yang membedakan PKM kewirausahaan dengan PKM lain, karena PKM kewirausahaan sangat mementingkan omzet yang kita dapatkan nantinya sehingga pada bagian ini kita sebaiknya menjelaskan darimana saja sumber pendapatan kita. Kedepannya kalo bisa diprediksikan omzet yang akan didapatkan bila bisnis ini dijalankan akan lebih baik lagi.
  • Analisis Kelayakan Usaha= biasanya dijelaskan apakah bisnis yang diajukan layak dijalankan atau tidak, analisis yang digunakan pada umumnya menggunakan metode Break even Point (BEP), Internal rate of return (IRR) ,net present value (NPV) , dan pay back period (PBP)

Bab 3 – Metode Pelaksanaan

  • Metode Pelaksanaan= dibagian ini sebaiknya dijelaskan mengenai analisis SWOT bisnis kita, langkah-langkah yang akan diambil untuk menjalankan usaha seperti mekanisme pembuatan produk akan seperti apa kedepannya
  • Metode Publikasi=lebih kearah marketing yang akan dilakukan untuk mempromosikan produk, dijabarkan satu persatu metode yang akan dilakukan

BAB 4 – Biaya dan Jadwal Kegiatan

  • Anggaran Biaya= dijelaskan dalam bentuk tabel, rincian pengeluaran untuk menjalankan usaha, hati-hati karena ini uang yang akan diberikan oleh DIKTI kepada kita jadi sebaiknya diperhatikan maksimal dana yang diberikan, sehingga dana yang dianggarkan oleh kita tidak berlebihan
  • Jadwal Kegiatan = karena diatas kita sudah memaparkan rencana usaha kita akan seperti apa nantinya, maka dibagian ini dijelaskan timeline rencana kita dalam menjalankan usaha, jadi setiap kegiatan yang akan kita lakukan sebaiknya masuk kedalam timeline ini, timeline dibuat dengan durasi lima bulan

PKM –KC

Karena BAB 1 dan BAB 4 sama seperti diatas maka akan dijelaskan mengenai BAB 2 dan BAB 3nya saja

BAB 2 – Tinjauan Pustaka

Karena PKM-KC lebih kearah inovasi dari alat yang akan dibuat, maka pada bab ini sebaiknya dijelaskan mengenai dasar teori kenapa kita akan mengembangkan alat ini. Jadi kalo dibagian BAB 1 latar belakang kita jelasin awal masalah dan kenapa muncul ide ini, pada BAB 2nya dijelaskan data-data yang mendukung  latar belakang tadi

Bab 3 – Metode Pelaksanaan

  • Desain dan Deskripsi Teknis = Pada bagian ini, sebaiknya dijelaskan secara umum alat yang akan dibuat seperti apa dan cara kerja teknisnya akan bagaimana saat digunakan.
  • Prototiping Produk = diberikan ilustrasi hasil alatnya akan seperti apa, dan rupanya akan bagaimana
  • Pengujian dan Penerapan Produk = penjelasan tentang teknik dalam menguji alat yang telah dibuat apakah bekerja atau tidak
  • Evaluasi = Penjelasan akan hasil pengujian, apakah sudah layak digunakan atau belum. Berikan parameter alat disebut berhasil pada bagian ini.

TIPS Tambahan

  1. Perhatikan persyaratan mengenai format penulisan, karena banyak dokumen yang masuk ke panitia, mungkin saja panitia akan menyeleksi berdasarkan format penulisan seperti jenis font yang digunakan, ukuran font, tata letak halaman dan lain-lain yang ada didalam persyaratan. Hal ini bisa saja dilakukan sebab penyortiran berdasarkan parameter ini dianggap paling mudah sehingga sebaiknya diperhatikan
  2. Lengkapi syarat adminstrasi yang dibutuhkan, seperti tanda tangan dosen dan cap universitas. Diharapkan semua bentuk adminstrasi dalam bentuk asli dan bukan hasil scanan atau photo copy. Bisa jadi ini salah satu faktor yang yang membuat proposalmu tidak lolos.
  3. Membuat ringkasan dan latar belakang yang mnearik, karena banyaknya berkas yang masuk ada kemungkinan si pemeriksa hanya melihat bagian ringkasan dan latar belakang saja, jadi apabila dibuat menarik bagian ini ada kemungkinan mendapat nilai lebih dari si pemeriksa.

Demikian Tips dan Trik dalam membuat proposal PKM-K dan PKM-KC. Kebetulan berdasarkan tips-tips diatas yang telah saya coba terapkan kedua proposal yang saya buat dapat lolos tahap pendanaan. Ternyata dari obrolan iseng-iseng kami dapat membawa berkah.

Namun ini belum akhir dari cerita kami, beban iseng-iseng ini akan bertambah saat mencapai MONEV dan akan ada cerita tentang MONEV pada artikel berikutnya.

Part 1 : Pengalaman Membuat Proposal PKM-K dan PKM-KC 2015
Part 2 : Tips dan Trik Lolos Monev PKM-K dan PKM-KC Tahun 2016
Part 3 : Pimnas 2016, Perjuangan Meraih Emas di IPB

 

 

(Visited 1,067 times, 1 visits today)

6 thoughts on “Pengalaman Membuat Proposal PKM-K dan PKM-KC 2015

  1. Pingback: Pengalaman Seru Menghadapi Monev PKM-K dan PKM-KC tahun 2016

  2. Pingback: Monev Serta Tips dan Trik Lolos Monev PKM-K dan PKM-KC tahun 2016

Leave a Reply