Skip to content

2 Hari Mengunjungi Florence dan Menara Pisa

Florence atau dalam bahasa lokal Firenze, merupakan pusat seni Renaissance dan tempat lahirnya para seniman kelas dunia seperti Leonardo Da Vinci, Michelangelo, Raphael dan masih banyak lagi. Pada abad pertengahan, Florence merupakan salah satu kota termakmur di Eropa, tidak heran banyak seniman memilih pindah kesini dan membuat seni Renaissance dapat lahir dikota ini.

Saya berangkat menuju Florence dari Roma menggunakan bus dan memakan waktu kira-kira 3 jam. Bila anda menyewa kendaraan sendiri, perjalanan dari Roma menuju Florence akan terasa lebih apik karena kita bisa berhenti di desa-desa kecil di wilayah Tuscany, sambil melihat pemandangan kebun anggur di wilayah ini.

Baca Perjalanan Sebelumnya: Menengok Kemegahan Kota Roma, Italia

Setibanya di Florence, saya menginap di daerah Quartiere 1. Di wilayah ini terdapat beberapa lokasi yang termasuk dalam UNESCO world heritage, lokasi-lokasi ini disebut sebagai Historic Centre of Florence. Saat tiba di Florence, mata saya langsung fokus ke jalan-jalan kecil yang ada disini. Saking kecilnya jalan-jalan disini, kendaraan umum seperti bus juga berukuran mini dengan kapasitas belasan orang maksimum.

Kisah perjalanan di Italia lainnya : 13 hari berpanas-panasan di Italia

Jalanan sempit jadi pemandangan umum di Florence
Street Artist unjuk kemampuan

Saat berada di Florence, saya lebih banyak menghabiskan waktu berjalan kaki untuk mendatangi objek-objek wisata Florence. Kebanyakan objek wisata yang saya datangi berada dalam area Historic centre of Florence. Terdapat beberapa bangunan yang saya datangi dan berikut daftar tempat yang saya datangi di Florence.

Piazza del Duomo

Cathedral of Santa Maria del Fiore
 Baptistry of Saint John
Basilica of Saint Lawrence

Piazza atau dalam bahasa Inggris memiliki arti public square. Piazza del Duomo adalah salah satu public square yang saya datangi di Florence. Square ini adalah pusat aktivitas keagamaan dari kota Florence. Terdapat Cathedral of Santa Maria del Fiore, Baptistry of Saint John, dan Basilica of Saint Lawrence di public square ini. Yang menjadi daya pikat tempat ini adalah kubah dari Cathedral of Santa Maria del Fiore. Selain karena ukurannya, kubah ini adalah kubah terbesar yang pernah terbuat dari batu bata di Dunia. Selain itu ukuran kubah yang besar ini sangat kentara dan dapat terlihat dengan jelas, sebab tidak ada bangunan yang mencolok di sekitar Piazza del Duomo, sehingga katedral ini kadang menjadi lambang kota Florence.

Piazza della Signoria

 Palazzo Vecchio
Patung-Patung di dekat Palazzo Vecchio
Basilica of the Holy Cross

Selain Piazza del Duomo, terdapat Piazza della Signoria yang juga wajib untuk di datangi. Disini kita bisa melihat Palazzo Vecchio, Uffizi Gallery dan Basilica of the Holy Cross. Palazzo Vecchio adalah town hall dari kota Florence, disini kita bisa melihat replika patug David buatan Michelangelo, yang dulu memang dipajang disini hingga tahun 1873. Jadi bila kalian tidak mau repot-repot mengantri melihat patung david yang asli, kita bisa melihatnya di town hall ini.

Ponte Vecchio

 Jembatan Ponte Vecchio

Sungai Arno adalah sungai yang membelah kota Florence. Diatas sungai ini terdapat sebuah jembatan batu bernama Ponte Vecchio yang terkenal karena di jembatan ini terdapat toko-toko yang menjual pernak pernik karya seni hingga perhiasan. Selain itu, jembatan ini menambah kekhasan dari kota Florence dan juga bisa menjadi objek foto yang cantik.

Piazzale Michelangelo

Pemandangan dari Piazzale Michelangelo untuk melihat Florence Cathedral, Florence Town Hall dan Ponte Vecchio
Ponte Vecchio saat senja

Sehabis puas berkeliling di daerah bersejarah Florence, kini saatnya kita mencoba menaiki beberapa anak tangga untuk sampai ke Piazzale Michelangelo. Berlokasi di selatan kota Florence dan berjarak kira-kira 1.3 Km dari Ponte Vecchio dengan berjalan kaki, plaza ini sangat cocok untuk dikunjungi saat sore hari.

Saat sore hari, tempat ini ramai dipenuhi turis, warga lokal dan juga para penjual makanan hingga pernak pernik. Bagi saya, mengunjungi tempat yang menawarkan view seluruh kota adalah hal yang wajib untuk dikunjungi. Selain karena biaya ketempat seperti ini biasanya gratis, mendapatkan view seluruh kota adalah highlight dari trip tersebut.

Ditempat ini selain bisa melihat matahari terbenam, disini kita bisa melihat kemegahan kubah dari Katedral Florence, Town hall Florence, serta jembatan Ponte Vecchio di sungai Arno. Terdapat banyak musisi jalanan yang akan menghibur kita dan menyemarakkan suasana.

Menara Pisa

Pose foto yang paling sering dicoba di menara Pisa
Menara Pisa dan Pisa Cathedral

Setelah puas berkeliling di Florence, saatnya untuk pindah dan melihat salah satu keajaiban dunia dari Atlas sekolah dasar, yaitu menara miring Pisa. Untuk bisa sampai disini dari Florence, kita harus menaiki kereta dari Firenze S.M.N dan turun di Pisa Centrale. Terdapat 91 jadwal kereta yang menghubungkan kedua tempat ini, sehingga kita bisa memesan tiket saat berada di Stasiun. Waktu tempuh dari Florence ke Pisa kira-kira 1 Jam dan harga tiketnya sekitar 9 Euro sekali jalan.

Saat sampai di Pisa Centrale, saya memutuskan untuk berjalan kaki sekitar 2 Km untuk sampai ke lokasi menara miring Pisa. Kenapa saya memutuskan untuk berjalan kaki? selain karena malas mencari rute bus dan juga berhemat, berjalan kaki, membuat saya dapat melihat-lihat kota Pisa lebih dekat dan lebih lama. Bila kalian ingin menaiki bus, biaya busnya sekitar 1.7 Euro. Saat saya kesini, saya juga membawa tas koper saya. Dan seingat saya di stasiun Pisa Centrale terdapat bag deposit dengan biaya sekitar 6 Euro sampai 10 Euro.

Sesampainya di menara miring Pisa, saya langsung tersadar bahwa menara ini benar-benar miring. Langsung saja saya berpose dengan gaya seolah mendorong menara tersebut. Pose ini adalah pose andalan yang akan kalian lihat saat berada disini. Selain menara pisa, ternyata dilokasi ini terdapat sebuah Cathedral berwarna putih bernama Pisa Cathedral. Ternyata menara Pisa masuk kedalam kawasan Piazza del Duomo atau Cathedral Square, dimana di Square ini terdapat 3 bangunan utama salah satunya adalah menara Pisa.

Berdasarkan informasi dari Wikipedia, fungsi dari menara Pisa yang dibangun pada tahun 1100an ini adalah sebagai tempat dari lonceng gereja. Namun saat pembangunannya, terdapat area dimana tanahnya lebih lunak, menyebabkan fondasi dari menara ini bergeser sehingga posisi menara ini jadi lebih miring. Berkat teknologi dan upaya perbaikan pada abad ke 20 dan 21, kemiringan dari menara ini sudah tidak bertambah.

(Visited 45 times, 1 visits today)

2 Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: