Skip to content

6 Tempat Jalan-Jalan di Berlin, Kota yang Penuh Sejarah

Pada umumnya, saat kita berkeliling kota-kota di negara Eropa, terdapat kemiripan sejarah atau arsitektur yang dimiliki oleh beberapa kota di Eropa, misalnya tiap kota pasti memiliki cerita tentang raja yang berkuasa dan bagaimana raja tersebut memutuskan untuk membangun kota tersebut. Namun bila rekan-rekan sempat berkunjung ke Eropa, saya sarankan untuk mengunjungi Berlin, ibukota negara Jerman.

berlin
Kereta tua yang masih melintasi kota Berlin

Berlin memiliki cerita sejarah yang sangat fresh dan baru terjadi sekitar 30 tahun yang lalu, dimana pada zaman itu kota Berlin di bagi menjadi 2 bagian yaitu Berlin barat dan Berlin timur. Kedua kota itu dipisahkan oleh tembok dan penjagaan yang sangat ketat. Selain itu ideologi kedua kota itupun sangat berbeda. Akhirnya pada tahun 1989, seiring dengan melemahnya paham komunis di Berlin timur dan kesenjangan sosial yang sangat tinggi antara kedua kota, terjadilah peristiwa runtuhnya tembok Berlin. Peristiwa runtuhnya tembok Berlin menjadi tanda-tanda awal berakhirnya perang dingin antara Amerika serikat dan Uni Soviet dan bersatunya kembali negara Jerman. Oleh karena itu, peristiwa bersatunya Berlin dan juga Jerman menjadi peristiwa yang sangat diingat oleh Dunia.

Baca Cerita lainnya di Blog ini:
Jalan-Jalan dan Berburu Aurora di Tromsø
Pengalaman Naik Kapal Pesiar Murah ke Riga
5 Hari Jalan-Jalan dan Road Trip di Iceland
Verona Bukan Hanya Tempat Transit

Terdapat banyak tempat wisata yang dapat kita kunjungi, tetapi pada umumnya tempat wisata di Berlin dibagi menjadi 2 tema yaitu Perang dunia dan perang dingin. Saya mencoba mengumpulkan beberapa list tempat yang wajib anda kunjungi saat berada di Berlin, berikut listnya

1. Berlin Wall: East Side Gallery

Tempat pertama yang wajib dikunjungi tentu saja adalah bekas-bekas Berlin wall di kawasan East side gallery. Disini kita bisa melihat betapa panjang dan tingginya tembok Berlin, dan besarnya upaya dari Jerman timur untuk membatasi penduduknya untuk pergi ke Jerman barat.

Tembok yang dulunya menyeramkan, kini penuh dengan berbagai mural dan menjadi karya seni dari berbagai macam artis

berlin
Bekas tembok Berlin yang kini jadi instalasi seni
berlin
Panjangnya bekas tembok Berlin

2. Reichstag & Brandenburg Gate

Tempat ikonik lainnya di Berlin yang dapat dikunjungi yaitu Reichstag dan Bradenburg Gate.

Reichstag merupakan gedung “DPR-nya” negara Jerman, dibangun pada tahun 1894, gedung ini merupakan saksi sejarah berkali-kali negara Jerman merubah bentuk negaranya. Mulai dari German Empire menjadi Weimar Republic, Nazi Jerman, West and East Germany hingga Negara Jerman saat ini.

Gedung inipun sempat terbakar pada tahun 1933, dan direnovasi berkali-kali hingga akhirnya digunakan kembali sebagai tempat parlemen negara Jerman.

berlin
Reichstag building dari kejauhan
berlin
Tampak depan Reichstag building

Didekat Reichstag terdapat spot ikonik lainnya yaitu Bradenburg gate. Spot ini adalah bekas dari gerbang kota Berlin dan sering dijadikan tempat perayaan berbagai momen kota Berlin.

Gerbang Bradenburg

Disamping Bradenburg gate, kita bisa melihat ribuan balok beton berdiri sejajar yang merupakan Holocaust memorial. Situs ini dibangun untuk mengenang korban-korban warga Yahudi yang dibunuh pada zaman Nazi Jerman.

Tips untuk anda, jangan sekali-kali memanjat balok-balok beton ini seperti Syahrini, anda bisa mendapatkan teguran dari penjaga disana.

berlin
Holocaust Memorial

3. Unter den Linden

Gerbang Bradenburg menghubungkan salah satu jalan utama dan bersejarah di Berlin yaitu Unter den Linden atau dibawah pohon linden dalam bahasa Indonesia. Boulevard ini menghubungkan Bradenburg Gate dan Museum Island yang akan menjadi tujuan destinasi kita berikutnya.

berlin
St. Hedwig’s Cathedral di Bebelplatz

Di Unter der Linden kita dapat melihat beberapa landmark, seperti Berlin State Opera, Neue Wache (Guard House Memorial), Humboldt University dan Bebelplatz.

Di Bebelplatz sendiri terjadi momen bersejarah dimana pada tahun 1933, Nazi jerman membakar 20 000 buku hasil karya ilmuwan dan penulis terkenal ditempat ini, menandakan kemunduran sains di Jerman pada saat itu.

berlin
Neue Wache, salah satu bangunan di Unter den Linden

Terdapat keunikan juga pada rambu lalu lintas di Berlin, salah satunya adalah ikon berhenti dan menyebrang yang tidak berbentuk seperti ikon rambu lalu lintas pada umumnya. Ikonnya berbentuk orang yang menggunakan topi dan biasa disebut Ampelmann.

Simbol ini merupakan bekas dari rambu lalu lintas pada masa Jerman Timur dan masih digunakan hingga saat ini. Karena keunikan dan sejarah yang dimiliki oleh simbol ini, kini Ampelmann menjadi souvenir menarik yang dapat dibawa pulang oleh para turis yang berkunjung di Berlin.

berlin

4. Museum Island

Diujung Unter den Linden kita akan tiba di Muesum Island. Yang berlokasi di sebuah pulau kecil ditengah sungai Spree. Pulau ini dinamai Museum Island karena terdapat beberapa Museum kelas dunia dan bagi anda pencinta sejarah, anda pasti akan sangat senang mengunjungi kawasan ini.

berlin
Altes Museum(Old Museum) yang berisi antiquities collection

Terdapat beberap museum dikawasan ini seperti

  • Altes Museum (Old Museum) yang berisikan antiquities collection
  • Neues Museum (New Museum) yang berisi koleksi pada zaman mesir kuno, dan pra-sejarah
  • Alte Nationalgalerie (Old National Gallery) merupakan galeri seni yang berisikan karya seni dari berbagai era
  • Bode Museum yang menawarkan karya seni berupa patung, Byzantine art, koin dan medali
  • Pergamon Museum, menawarkan koleksi dari timur tengah dan islamic art
  • Humboldt Forum, merupakan museum yang baru dibuka pada tahun 2020 dan berisi Asian art dan Ethnological museum
berlin
Alte Nationalgalerie atau old national gallery yang merupakan art gallery berisikan berbagai macam karya seni dari berbagai masa

Pada tahun 1999 kawasan ini mendapatkan predikat UNESCO world herirage sites

Berlin Cathedral

5. Alexanderplatz

Sekitar 10 menit dari Museum Island, kita dapat mengunjungi Alexanderplatz. Alexanderplatz merupakan public square terbesar di Jerman dan salah satu landmark terkenalnya adalah Fernsehtrum atau TV tower yang memilik tinggi 386 m dan dibangun oleh pemerintah Jerman Timur sebagai simbol kekuatan komunis pada saat itu.

berlin
TV Tower atau Fernsehtrum

Selain TV Tower, Alexanderplatz juga menyediakan beberapa pusat belanja yang dapat kita kunjungi.

berlin
TV Tower dari sudut berbeda

6. Checkpoint Charlie

Terakhir, dalam 6 tempat yang harus dikunjungi di Berlin adalah Checkpoint Charlie. Pada masa perang dingin, Checkpoint Charlie adalah satu tempat penyebrangan antara Berlin barat dan timur.

Titik ini menjadi sangat terkenal karena pada zaman perang dingin, mungkin titik ini adalah jarak teredekat antara Amerika Serikat dan Uni Soviet, bila terjadi sedikit saja kesalahan disini, mungkin dapat memulai terjadinya perang nuklir antara kedua negara.

berlin
Replika Checkpoint Charlie dengan tempat penjagaan dan aktor yang berperan sebagai Tentara

Saat tiba disini kita bisa melihat replika dari booth penjagaan dan para aktor yang berpura-pura menjadi tentara dengan menggunakan seragam lengkap zaman tersebut.

berlin
Replika dari papan pengumuman yang terkenal di Checkpoint Charlie

Bonus: Tempelhof Airport

Saya pun mencoba menambah 1 bonus tempat yang dapat anda kunjungi saat berada di Berlin. Tempat itu adalah Tempelhof Airport yang kini telah beralih fungsi menjadi public park sejak tahun 2010.

berlin
Gedung dari bandara ini masih berdiri megah, namun terdapat pagar yang membuat publik tidak bisa mendekati hanggar bandara

Walaupun anda tidak dapat memasuki gedung utama bandara ini, kita sebagai pengunjung dapat menikmati kawasan runway dengan puas karena bagian ini terbuka untuk umum.

Namun runway terbuka untuk umum, anda dapat berlari dengan puas di runway bandara ini
(Visited 59 times, 1 visits today)

2 Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: