Skip to content

Bikin Rute Tur Sendiri, Demi Berhemat Jalan-Jalan di Praha

Baca Perjalanan Lengkap Saya Di Budapest : 5 Area yang Harus dikunjungi Saat Jalan-Jalan di Budapest
Baca Perjalanan Lengkap Saya Di Vienna : 9 Tempat Yang Wajib Dikunjungi di Vienna
Baca Perjalanan Lengkap Saya Di Prague: Bikin Rute Tur Sendiri, Demi Berhemat Jalan-Jalan di Praha

Praha jadi kota terakhir rute jalan-jalan kami saat musim semi 2018 setelah Budapest dan Wina. Saat tiba disini kita langsung diajak kembali ke masa lalu. Kota Praha sejatinya, tidak terlalu banyak mengalami kerusakaan karena perang dunia ke-2, oleh karena itu suasana kota tuanya masih sangat autentik seperti zaman dahulu kala. Jalan-jalan kecil dan rumah yang berdempetan jadi pemandangan utama kawasan Prague 1. Prague 1 adalah area Old Town kota Praha dan jadi tempat paling tinggi konsentrasi turis asing. Bila berkunjung ke kota ini, usahakan untuk mencari akomodasi di wilayah Prague 1 ini.

Karena dalam perjalanan ini, kami semua adalah mahasiswa. Maka biaya menjadi concern utama yang sangat kami perhatikan. Berhemat jadi menu wajib yang harus siap untuk dilaksanakan, namun kami tetap ingin menikmati Praha. Oleh karena itu, beberapa tempat yang kami kunjungi biasanya tidak mengeluarkan biaya dan dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

Kami menghabiskan 2 hari dikota Praha, dan itu terbilang cukup untuk melihat semua objek wisata yang ditawarkan kota ini. Hari pertama perjalanan kami fokuskan di area Old Town dan Charles Bridge. Kemudian hari kedua kami mencoba menjelajahi area kastil.

Charles Bridge

Charles Bridge merupakan ikon kota Praha, ribuan wisatawan selalu memadati kawasan ini setiap harinya. Ada baiknya kita mengunjungi jembatan ini di pagi hari untuk menghindari kepadatan. Jembatan ini jadi salah satu jalur yang menghubungkan Prague Castle dan Old Town. Jembatan batu yang membutuhkan waktu 55 tahun untuk dibangun ini, dihiasi dengan patung-patung bergaya gothic sebanyak 30 buah. Patung-patung ini jadi lambang kekayaan Praha di masa lalu dan membuat kagum yang datang ke kota ini.

Charles Bridge di Pagi Hari, Tidak Terlalu Ramai Masih Bisa Berfoto Untuk Saat Ini
prague
Charles Bridge dari Kejauhan

Kampa Island

Diujung Charles Bridge, menghadap Prague Castle, berlokasi di sebelah kiri jembatan. Terdapat sebuah taman yang bernama Kampa Island. Tempat ini cocok dikunjungi, bila anda ingin mengambil foto Charles Bridge dari sudut yang berbeda. Di daerah ini terdapat beberapa objek menarik yang dapat dikunjungi seperti rumah warna warni di Na Kampě Street dan juga John Lennon Wall. Uniknya, John Lennon tidak pernah menggambar grafiti di tembok ini, namun saat ia meninggal banyak anak muda Praha meluapkan perasaannya melalui media grafiti. Salah satu aspirasi mereka mengenai protes kepada pemerintahan komunisme pada saat itu.

Rumah Warna Warni di Na Kampě Street
John Lennon Wall

National Library

Tujuan utama saya pada awalnya ingin melihat perpustakaan bergaya Baroque yang ada dilokasi ini. Namun kita harus siap-siap merogoh kocek untuk melihatnya. Perpustakaan bergaya Baroque ini mirip seperti perpustakaan Hogwarts di film Harry Potter. Namun sayang, kita tidak boleh mempotret perpustakaan tersebut. Disini juga terdapat menara observatorium, yang digunakan oleh akademisi untuk melihat benda-benda langit zaman dulu. Dijelaskan bagaimana akademisi zaman dulu dengan teknologi sederhana mencoba membaca dan mengamati luar angkasa. Kita pun dapat mengambil gambar kota tua Praha dari ketinggian.

Pemandangan dari Obsevatorium

Old Town Square

Selain Charles Bridge, Old Town Square juga jadi tempat palin ramai di Praha. Disini kita bisa melihat Astronomical Clock dan juga Church of Our Lady Before Týn. Astronomical Clock merupakan jam tertua yang masih beroperasi. Dibangun pada tahun 1410, saat pertama kali melihat kita akan bingung cara membaca jam ini. Karena selain menunjukkan waktu, jam ini juga memberikan informasi posisi bulan dan Matahari. Namun sayang, saat saya disini Astronomical Clock tersebut sedang direnovasi.

Selain Astronomical Clock, Church of Our Lady Before Týn juga memperindah Square ini. Gereja yang membutuhkan waktu 300 tahun untuk dibangun, selalu muncul dalam foto-foto yang berhubungan dengan Praha. Uniknya Gereja ini berlokasi dibelakang beberapa gedung, dan tidak di Square dari Old Town.

Bila berkeliling di seputaran area ini, coba perhatikan gedung-gedung sekitarnya. Terdapat beberapa gedung bersejarah salah satunya House at the Minute. Pada tembok gedung tersebut terdapat lukisan yang dibuat pada tahun 1400an yang menceritakan kisah-kisah berbeda. Selalu perhatikan gedung-gedung Praha, mungkin anda akan melewati sesuatu yang bersejarah.

Ramainya Old Town Square serta Church of Our Lady Before Týn yang berdiri megah
Astronomical Clock yang sedang direnovasi
Patung ditengah Old Town Square
House at the Minute

Powder Tower

Saat melihat bangunan ini. kita akan teringat dengan tower di Charles Bridge. Bangunan ini merupakan salah satu pintu masuk ke Praha zaman dahulu. Karena berfungsi sebagai pintu masuk, sehingga bentuknya sama dengan tower yang berada di Charles Bridge yang memiliki fungsi sama. Diberi nama Powder Tower, karena dulu bangunan ini dijadikan tempat penyimpanan gun powder.

Powder Tower sebagai pintu gerbang ke Praha zaman dahulu

Prague Castle

Saat memasuki kawasan ini kita akan bingung, karena kita tidak melihat sesuatu yang megah. Namun ternyata seluruh bangunan didalamnya adalah Prague Castle. Tidak heran Prague Castle merupakan largest castle grounds in the world. Berlokasi diatas sebuah bukit, Prague Castle berhasil menyulap bukit tersebut menjadi castle megah dengan banyak sekali fungsi. Selain keluarga kerajaan, para pengawal, alchemist dan pengrajin juga tinggal disini, sehingga kawasan ini dapat disebut kota mini.

Salah satu bangunan yang menjadi ciri khas Prague Castle adalah Saint Vitus Cathedral. Gereja bergaya gothic ini, dinamakan sesuai relic yang berada di katedral ini yaitu arm of Saint Vitus. Bila anda memiliki waktu coba memasuki katedral ini, karena interior didalamnya cukup untuk memanjakan mata anda.

Pintu masuk menuju area Prague Castle
Saint Vitus Cathedral, katedral yang berada dikawasan Prague Castle
Jendela didalam Saint Vitus Cathedral
Salah satu taman di Prague Castle

Wallenstein Garden

Sehabis berkeliling di Prague Castle kearah kembali ke Old Town, ada baiknya anda mampir di taman ini. Taman milik Albrecht von Wallenstein, pemimpin militer dan orang kaya Praha ini berhasil membeli 23 rumah dan sebuah taman. Dan dibangunlah kastil ini pada tahun 1600an. Namun karena dilihat sebagai ancaman, maka Albrecht von Wallenstein dibunuh oleh bangsawan Praha. Taman ini cocok dijadikan tempat beristirahat karena tamannya tidak terlalu ramai serta kita dapat bermain-main dengan merak yang dilepaskan secara bebas ditaman ini.

Kolam di taman Wallenstein
Merak-Merak di taman ini suka memamerkan bulu-bulu mereka

Petrin Tower

Tempat yang kami kunjungi terakhir adalah Petrin Tower. Tempat ini dipilih karena kami ingin melihat Praha dari ketinggian serta mengambil foto-foto Praha saat malam hari. Selain itu, kami penasaran saat melihat google map, karena terdapat taman yang cukup luas di Praha dan tidak terlalu banyak tulisan yang mengcover area ini. Jadilah kami kesini. Ternyata taman ini berada diwilayah perbukitan, dan Petrin tower berada diatas bukit ini. Bila berjalan kaki, membutuhkan waktu 30 menit untuk bisa sampai kesini.

Yang cukup menantang adalah, saat kami ingin kembali kejalan umum. Karena saat itu sudah gelap, dan fenicular yang digunakan sedang direnovasi, maka jumlah pengunjung di area ini sangat sedikit. Sehingga perjalanan pulang cukup menantang karena kami berjalan ditengah taman sambil menuruni bukit tanpa ditemani pengunjung lainnya. Jadilah kami turis, yang bermodalkan senter HP, menuruni bukit Praha sendirian.

Petrin Tower
Praha menjelang malam
Praha malam hari
Prague Castle malam hari
(Visited 222 times, 1 visits today)

One Comment

Leave a Reply

%d bloggers like this: