Skip to content

Hiking 1 Hari Penuh di Cinque Terre, Italia

Setelah selesai mengunjungi Florence dan Pisa, saya melanjutkan perjalanan ke Cinque Terre yang berlokasi di pesisir pantai Barat Italia. Dari kota Pisa saya menaiki kereta menuju Stazione La Spezia Centrale, yang kira-kira memakan waktu 1 jam. La Spezia Centrale, adalah salah satu stasiun besar terdekat yang harus kita hampiri sebelum bisa menuju ke Cinque Terre. Disini kita harus mengganti kereta, dengan kereta lokal untuk bisa sampai ke wilayah Cinque Terre. Dari La Spezia menuju Cinque Terre, kira-kira memakan waktu sekitar 15 menit.

Baca perjalanan sebelumnya: 2 Hari Mengunjungi Florence dan Menara Pisa

Saya sudah terlalu banyak menyebut Cinque Terre, apa sebenarnya yang saya cari di Cinque Terre ini? Cinque Terre yang berarti Five Lands, merupakan sebuah wilayah yang terdiri atas 5 Desa di pesisir Liguria. 5 Desa tersebut adalah Monterosso al Mare, Vernazza, Corniglia, Manarola, and Riomaggiore. Yang membuat desa-desa ini memikat banyak wisatawan karena warna-warni tembok bangunan yang mencolok, serta posisi desa-desa ini yang sangat dekat dengan laut dan berada di tebing-tebing pinggir pantai- Selain itu posisi laut biru dan bukit-bukit hijau yang sangat berdekatan membuat pemandangan wilayah Cinque Terre sangat memanjakan mata.

Kisah perjalanan di Italia lainnya : 13 hari berpanas-panasan di Italia

Selain pemandangan, desa-desa di Cinque Terre ini masuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site, sehingga tidak heran turis selalu membanjiri wilayah ini untuk berlibur.

Dari yang saya perhatikan terdapat 3 cara kita dapat mengeksplore wilayah Cinque Terre. Pertama dengan melakukan Hiking atau berjalan kaki. Kedua dengan full menaiki transportasi kereta listrik yang sudah menghubungkan ke-5 desa ini. Dan ketiga adalah kombinasi berjalan kaki dan menaiki kereta.

Saya memutuskan untuk melakukan hal yang ketiga yaitu melakukan Hiking dan menaiki kereta. Perlu diingat, perjalanan kali ini saya habiskan selama 1 hari penuh, jadi bila kalian berencana untuk mengelilingi desa-desa ini dalam 1 hari dan ingin merasakan pengalaman Hiking di Cinque Terre dan melihat ke-5 desa di Cinque Terre dalam 1 hari. Maka kalian dapat mengikuti tips-tips dari saya.

Untuk Hiking, kita harus harus selalu mengecek Informasi salah satunya melalui website ini https://www.cinqueterrehike.com/en/blue-trail-vernazza-monterosso. Karena terdapat beberapa jalur yang ditutup, contohnya adalah jalur hiking dari Riomaggiore-Manarola-Corniglia yang ditutup karena tanah longsor. Inilah mengapa saya hanya bisa melakukan hiking dari Corniglia-Vernazza-Monterosso

Sebelum memulai kita harus mengingat urutan desa-desa yang ada di Cinque Terre. Urutannya adalah

  1. Riomaggiore
  2. Manarola
  3. Corniglia
  4. Vernazza
  5. Monterosso al Mare

Saat berada di Cinque Terre, penginapan saya berlokasi di Corniglia. Namun kalian harus berhati-hati bila memilih penginapan di Corniglia, karena lokasi stasiun kereta yang berada di bawah bukit membuat kita harus menaiki ratusan anak tangga untuk sampai di desa Corniglia yang berlokasi di atas bukit. Bila membawa koper, makan ini akan jadi pengalaman ekstrem pertama di Cinque Terre.

Corniglia

Setibanya di Corniglia, saya kaget karena harus mengangkat koper menaiki ratusan anak tangga dari stasiun kereta menuju penginapan. Desa Corniglia memang bukan favorit pada turis untuk menginap, karena tidak terlalu banyak objek wisata yang bisa dilihat di desa ini. Namun penginapan yang ditawarkan tergolong paling murah dibandingkan dengan penginapan lainnya. Sehingga, sayapun memutuskan untuk menginap di desa ini.

Bnetuk dari Stasiun di Corniglia, lokasinya tidak berdekatan dengan Corniglia
Tangga yang harus dilalui, demi sampai ke Desa Corniglia dari Stasiun Kereta (Foto diambil setelah setengah jalan menaiki anak tangga)

Keesokkan harinya, saya memulai kegiatan hiking saya dari desa Corniglia menuju ke desa Vernazza yang berjarak sekitar 3.2 Km. Biaya memasuki jalur hiking ini sebesar 7 Euro. Saya menghabiskan waktu kurang lebih 2.5 Jam untuk melalui jalur ini. Jalur Hiking ini cukup mudah dilalui serta pemandangan yang ditawarkan cukup memanjakan mata, sehingga saya cukup menikmati hiking jalur ini.

Desa Corniglia dari Jauh, awal memulai Hiking.
Semakin Jauh dari desa Corniglia
Kondisi medan yang ditempuh selama hiking, masih bersemangat
Pemandangan Laut dan Bukit hijau jadi andalan Cinque Terre

Hiking dari Corniglia ke Vernazza

Mulai memasuki kawasan Vernazza
Desa Vernazza sudah didepan mata
Desa Vernazza dari dekat

Melakukan Hiking dari Corniglia menuju Vernazza yang memakan waktu 2.5 Jam, dapat dibilang cukup menguras tenaga. Namun Vernazza ternyata adalah salah satu desa yang cukup ramai, dan disini sangat cocok untuk melakukan resupplu persedian hiking berikutnya dan juga menyantap makan siang.

Ternyata desanya cukup padat
Kondisi desa cukup ramai, bagus untuk membeli makan siang disini sebelum memulai Hiking ke desa berikutnya
Pemandangan pinggir pantai desa Vernazza

Setelah selesai menyantap makan siang, salah satu yang saya ingin lakukan di Vernazza adalah berenang. Karena saya melakukan Hiking pada Musim panas, maka temperatur rata-rata di Cinque Terre lebih dari 30 derajat Celcius. Sehingga berenang di Pantai adalah pilihan paling bagus untuk mendinginkan badan.

Yang membuat saya takjub adalah, lokasi pantai yang berada dibalik sebuah gua. Jadi untuk dapat masuk ke kawasan pantai ini, kita harus melalui lubang batu, sehingga terdapat kesan misterius yang ditawarkan oleh pantai di Vernazza.

Memasuki kawasan pantai, Vernazza bisa jadi opsi untuk berenang dengan melalui goa ini
Pantai dibalik Goa
Vernazza tampak kecil, karena kita sudah melanjutkan Hiking meninggalkan Vernazza

Hiking dari Vernazza ke Monterosso

Setelah puas berenang di Vernazza, saya melanjutkan perjalanan Hiking menuju Monterosso. Jarak tempuhnya sekitar 3.2 Km. Dan saya menghabiskan waktu kira-kira 2 jam pada jalur ini. Namun, medan hiking kali ini cukup menantang, karena terdapat banyak tanjakan yang menguras tenaga. Selain itu pemandangan yang ditawarkan tidak terlalu banyak sebab sering tertutup oleh pohon-pohon.

Medan hiking menuju Monterosso
Desa Monterosso yang sudah didepan mata

Namun saat tiba di Monterosso, saya langsung mengambil kesimpulan bahwa desa ini adalah pusat turis di Cinque Terre. Terdapat ratusan payung di pantai Monterosso, yang menjadikan kawasan pantai tersebut bagian dari hotel-hotel berkelas dan kawasan komersil. Namun dari keempat desa lainnya, hanya desa ini yang memiliki pantai berpasir, dan terdapat kawasan pantai yang dapat digunakan oleh khalayak ramai untuk berenang tanpa perlu membayar.

Kondisi desa Monterosso, yang lebih padat dan sepertinya pusat pariwisata dari Cinque Terre
Bagian lain dari Desa Monterosso

Naik Kereta dari Monterosso ke Riomaggiore

Seperti yang dikatakan sebelumnya, jalur hiking dari Riomaggiore-Manarola-Corniglia ditutup. Sehingga untuk bisa mengunjungi Riomaggiore, saya menaiki kereta dari Monterosso. Untuk menaiki kereta ini saya harus merogoh kocek sekitar 4 Euro sekali jalan.

Desa Riomaggiore
Stasiun Riomaggiore

Saya tidak terlalu lama menghabiskan waktu di Riomaggiore, karena harus mengejar sunset di Manarola, namun terdapat sebuah anjungan di ujung stasiun kereta. Di anjungan ini kita bisa melihat seluruh desa Riomaggiore.

Naik Kereta dari Riomaggiore ke Manarola

Manarola jadi desa terakhir yang saya kunjungi di Conque Terre. Saya memutuskan untuk kesini sore hari karena biasanya Manarola selalu menjadi primadona objek foto, dan foto-foto dari Manarola selalu menjadi wajah utama dari Cinque Terre.

Untuk sampai kesini saya menaiki kereta kembali dari Riomaggiore menuju Manarola. Biaya yang dikeluarkan sama, sekita 4 Euro.

Sesuai dugaan, saat sampai di Manarola, sudah banyak orang mempersiapkan kamera masing-masing untuk mengambil gambar Manarola. Kegiatan foto-foto ini menjadi akhir perjalanan saya di Cinque Terre dalam 1 hari.

Kondisi Desa Manarola
Foto andalan bila berkunjung ke Cinque Terre, foto ini adalah desa Manarola

Lihat postingan ini di Instagram

#cinqueterre #italy #sonya6000

Sebuah kiriman dibagikan oleh I Wayan KurniawanAdityaWardana (@kurniawanwardana) pada

Setelah puas mengambil gambar Manarola, akhirnya saya kembali ke penginapan di Corniglia. Pengalaman Hiking di Cinque Terre ini cukup berkesan, karena untuk pertama kalinya saya melakukan hiking saat sedang melakukan trip di Negara lain. Biasanya bila melakukan trip seperti ini, saya menghabiskan waktu dengan melihat-lihat kota dan bangunan-bangunan di kota tersebut dan jarang melakukan kegiatan seperti hiking. Pengalaman ini, menambah wawasan dan opsi aktivitas yang dapat dilakukan saat jalan-jalan.

Akhirnya setelah tiba di Corniglia, saya harus kembali menghadapi ratusan anak tangga demi bisa kembali ke penginapan.

(Visited 37 times, 1 visits today)

One Comment

Leave a Reply

%d bloggers like this: