Skip to content

Pengalaman Mengunjungi Helsinki dan St. Petersburg dengan Cruise

Selang beberapa hari pulang dari Spanyol, Saya pun berlanjut untuk mengunjungi Rusia lebih tepatnya Saint Petersburg. Karena Rusia tidak masuk dalam kawasan Schengen, maka saya membutuhkan visa untuk masuk ke negara ini. Hanya saja, terdapat paket cruise yang menawarkan visa masuk selama 3 hari apabila kita memilih jasa cruise ini. Rute cruisenya adalah Stockholm-Helsinki-Saint Petersburg-Helsinki, dan perjalanan memakan waktu kurang lebih 2 malam.

Demi mengisi waktu liburan akhir tahun, berangkatlah kami rombongan mahasiswa PPI Stockholm menuju Saint Petersburg. Sama seperti tipikal cruise di laut baltik, kapal ini menyediakan fasilitas standard seperti cabaret, bar, restaurant, game area, supermarket dan kamar tidur yang dapat ditempati oleh 4 orang. Karena kami berangkat dalam jumlah besar, selama di kapal kami lebih sibuk bermain kartu untuk menghabiskan waktu selama di perjalanan ketimbang menikmati fasilitas yang ditawarkan di kapal ini. Perjalanan Stockholm-Helsinki ditempuh dalam waktu 1 malam.

Helsinki Part 1

Suasana kota Helsinki
helsinki
Suasana kota Helsinki

Keesokan paginya, kapalpun bersandar selama 5 jam di Helsinki. Rombongan kami memutuskan turun dan mencoba mengelilingi kota Helsinki. Walaupun banyak yang bilang kota ini tidak terlalu ramai, tapi tidak ada salahnya melihat ibukota suatu negara. Tempat-tempat ini jadi pilihan kami untuk mengunjungi Helsinki selama 5 Jam

  • Temppeliaukio Church
  • Sibelius Park
helsinki
Temppeliaukion Church dari luar

Tujuan pertama kami adalah Temppeliaukio Church atau Rock Church. Gereja ini dibangun didalam sebuah batu, dinding-dinding gereja merupakan sisa-sisa batu yang bagian tengahnya sudah diangkat dan dijadikan hall. Karena kami kebanyakan mahasiswa kere yang tidak mau membayar tiket masuk dan terbatas waktu kami memutuskan melihat gereja ini dari luar.  

Monumen didedikasi untuk Jean Sibelius
helsinki
Monumen di Sibelius Park

Kamipun melanjutkan perjalanan menuju Sibelius Park, disini terdapat Sibelius Monument yang didedikasikan untuk composer Jean Sibelius. Setelah itu kami langsung kembali ke kapal untuk melanjutkan perjalanan menuju Saint Petersburg. Selama dikapal aktivitas bermain kartu kembali kami ulangi dan perjalanan Helsinki-Saint Petersburg, memakan waktu 1 malam lagi.

Saint Petersburg

Saint Petersburg
Tiba di Saint Petersburg
Saint Petersburg
Tiba di Saint Petersburg

Keesokan paginya kami tiba di Saint Petersburg, namun karena es yang membeku disekitaran pelabuhan maka kapal tidak dapat bersandar di pelabuhan. Kamipun was-was karena waktu untuk mengunjungi kota ini jadi berkurang. Kami menunggu agar kapal dapat bersandar kurang lebih selama 1 jam, dan antrian imigrasi memakan waktu 1 jam. Sehingga total waktu tersisa bagi kami untuk melihat-lihat kota Saint Petersburg tinggal 6 jam. Walaupun visa kami berlaku selama 3 hari, tetapi kami memilih paket yang paling murah yaitu langsung kembali ke kapal agar tidak mengeluarkan kocek akomodasi lagi.

Dengan waktu terbatas ini, akhirnya kami berlarian untuk dapat melihat objek-objek wisata di Saint Petersburg. Berikut beberapa tempat yang coba kami kunjungi

  • St. Isaac’s Cathedral
  • Palace Square
  • Hermitage Museum
  • Savior on the Spilled Blood Church
saint petersburg
St Isaac’s Cathedral

St. Isaac’s Cathedral jadi tempat pertama yang kami kunjungi. Saat era Uni Soviet, gereja ini hanya digunakan sebagai museum namun semenjak Uni Soivet runtuh, sebagian ruangan di kembalikan fungsinya sebagai tempat peribadatan.

saint petersburg
Winter Palace
saint petersburg
Palace Square

Sambil berlarian kami lanjut mengunjungi Palace Square. Di area ini terdapat 2 bangunan utama yaitu Winter Palace dan Bulding of the General Staff. Dan diantara kedua bangunan ini terdapat sebuah lapangan dengan monumen ditengahnya yang menandakan city square dari Saint Petersburg. Winter Palace adalah bangunan dari zaman kerajaan Rusia, ini terlihat unik karena warna biru Azure yang dominan pada tembok bangunan.

saint petersburg
Palace Square
saint petersburg
Palace Square

Kita dapat memasuki bangunan Winter Palace yang kini menjadi Hermitage Museum. Hermitage Museum berisi karya-karya seni dari seluruh dunia di tampilkan di Museum ini. Apabila anda pelajar, anda dapat memasuki museum ini secara gratis dengan menunjukkan kartu pelajar anda.

saint petersburg
Church of the Savior on Spilled Blood
saint petersburg
Church of the Savior on Spilled Blood

Tempat terakhir yang coba dikunjungi adalah Church of the Savior on Spilled Blood, ini menjadi main attractions yang wajib dikunjungi. Kenapa saya tertarik untuk melihat gereja ini karena arsitekturnya mirip dengan St. Basil Cathedral di Kremlin, Moscow yang selalu jadi Landmark utama dari negara Rusia. Walaupun Church of the Savior on Spilled Blood baru dibangun pada tahun 1900an dan St. Basil Cathedral sudah dibangun lebih lama pada tahun 1500an.

saint petersburg
Kondisi Kota Saint Petersburg
saint petersburg
Kondisi Kota Saint Petersburg

Terakhir bila anda di St. Petersburg, jangan lupa untuk mencoba menaiki Metro yang ditawarkan kota ini, anda bakal dibuat kagum dengan besarnya stasiun dan arsitektur didalam stasiun untuk menunjukkan kejayaan zaman Uni Soviet.

Setelah berlarian disekitaran Saint Petersburg, akhirnya kami kembali ke kapal untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Helsinki

Helsinki Part 2

Kali ini kami tiba di Helsinki lebih awal dibandingkan dengan pertama kali saat dari Stockholm. Dengan demikian kami dapat menghabiskan waktu lebih banyak di Helsinki. Di Helsinki kami mengunjungi beberap tempat seperti:

  • Helsinki Cathedral
  • Market Square
  • Suomenlinna
helsinki
Lapangan di depan Helsinki Cathedral
helsinki
Helsinki Cathedral

Untuk hari ini kami membeli daily pass agar dapat menggunakan transportasi umum di kota Helsinki. Helsinki Cathedral jadi tempat tujuan pertama kami. Karena posisinya yang lebih tinggi dari bangunan sekitarnya sehingga Cathedral ini terlihat megah apalagi terdapat area terbuka didekat Helsinki Cathedral yang dapat dijadikan area memotret kemegahan Helsinki Cathedral.

Market Square

Kemudian kami singgah sebentar di Market Square untuk melihat jajanan-jajanan khas Finlandia, selain itu karena masih suasana natal banyak hiasan-hiasan lampu disekitaran area ini yang menambah kecantikan area ini. Kami mencoba menghabiskan waktu disini sambil menunggu kapal yang akan mengantarkan kami ke Suomenlinna yang berada di pulau yang berbeda.

helsinki
Kapal menuju ke Suomenlinna

Karena kami sudah membeli daily pass, daily pass ini dapat digunakan untuk membayar transportasi ke Suomenlinna. Suomenlinna termasuk dalam Unesco World Heritage site sehingga wajib dikunjungi bila anda berada di Helsinki. Suomenlinna adalah sea fortress yang digunakan sebagai pusat pertahanan pada abad ke 18. Terdapat banyak meriam dan tembok-tembok pertahanan di pulau ini. Pulau ini sempat dikuasai oleh kerajaan Swedia dan kerajaan Rusia sebagai tempat pertahanan mereka untuk mengendalikan laut Baltik.

helsinki
Meriam di Suomenlinna
helsinki
Suasana mendung di Suomenlinna
helsinki
Jalan setapak di Suomenlinna
helsinki
Tembok Pertahanan di Suomenlinna
helsinki
Suomenlinna

Ketika berada dikawasan ini kalian tinggal mengikuti jalan setapak yang sudah disediakan dan berjalan menyusuri jalan tersebut. Jalan ini akan menuntun kita untuk merasakan kembali kemasa lalu dan membayangkan berada di benteng pertahanan zaman dulu.

(Visited 39 times, 1 visits today)

Be First to Comment

Leave a Reply

%d bloggers like this: